Konsep Basis Data

Dalam tugas rangkuman saya minggu ini saya akan merangkum tentang bab Basis Data atau nama gaulnya adalah database. Basis data (database) adalah sekumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data ini disimpan didalam perangkat keras atau bisa disebut juga hardware, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak atau biasa disebut juga software. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user. Database juga memiliki pengertian suatu data yang disusun secara kategorinya dan dihubungkan ke data yang lainnya. Jadi intinya database ini memiliki tujuan untuk memberikan informasi yang baik secara analog atau komputerisasi. Nah untuk mengelola database ini diperlukan DMBS (Database Management System) dimana DBMS bisa berupa program / aplikasi yang mampu membuat dan mengatur database sesuai kebutuhan user. Pengertian DBMS adalah sistem pengorganisasian dan pengolahan database pada komputer. DBMS ini bisa diakses oleh aplikasi apapun. Ada banyak perusahaan yang DBMS yaitu seperti Microsoft Access, Oracle, MySQL, dll.

 

  • Digital

Pada bab selanjutnya ini saya akan membahas tentang digital. Digital itu berasal dari kata digitus yang dalam bahasa Yunani adalah jari jemari. Apabila kita hitung jari jemari manusia, maka berjumlah sepuluh atau dalam angka nominal 10. Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 angka, yaitu 1 dan 0. Oleh karena itu Digital merupakan penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya. Dapat disebut juga dengan istilah Bit (Binary Digit). Jadi pengertian Digital yang sebenarnya adalah merupakan hasil suatu teknologi yang merubah sinyal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (disebut juga biner) untuk proses informasi yang mudah cepat dan akurat. Sinyal tersebut bisa disebut Bit seperti penjelasan contoh diatas. Sinyal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi. Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri, informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk. Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.

  • Representasi Informasi

Representi informasi memiliki arti pelambangan informasi. Contoh dari representasi informasi adalah representasi teks, nilai numeric, gambar, dan suara.

  • Representasi Teks

Informasi dalam bentuk teks biasanya diwakili dengan cara pengkodean, di mana masing-masing simbol yang berbeda dalam teks (seperti huruf dari alfabet dan tanda baca) ditulis dalam pola bit yang unik. Teks ini kemudian direpresentasikan sebagai pola bit, di mana pola tersebut berturut-turut mewakili simbol, huruf atau angka tang terdapat di teks asli.

  • Representasi Nilai Numeric

Menyimpan informasi dalam hal karakter yang dikodekan itu tidak efisien, ketika informasi yang dicatat adalah murni numerik (angka).Uuntuk mengetahui mengapa demikian, perhatikan masalah menyimpan nilai 25. Jika kita bersikeras menyimpannya sebagai simbol yang dikodekan dalam ASCII dengan menggunakan satu byte per simbol, kita perlu total 16 bit. Apalagi, anggka terbesar yang dapat disimpan dengan menggunakan 16 bit adalah 99. Namun, seperti yang kita ketahui, dengan menggunakan notasi biner kita dapat menyimpan angka dalam kisaran 0-65535 dalam 16 bit.Dengan demikian, notasi biner dapat digunakan secara luas pada komputer untuk penyimpanan data numerik yang telah dikodekan.

  • Representasi Gambar

Aplikasi computer saat ini bukan hanya melibatkan teks dan data numeric saja, tetapi juga termasuk gambar, audio, dan video. Teknik populer untuk mewakili gambar dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori yaitu teknik peta bit dan teknik vektor. Dalam kasus teknik peta bit, suatu gambar direpresentasikan sebagai koleksi dari titik-titik, masing-masing yang disebut pixel, kependekan dari “elemen gambar”. Sebuah gambar hitam dan putih ini kemudian dikodekan sebagai string panjang bit yang mewakili deretan pixel dalam gambar, di mana setiap bit 1 atau 0 tergantung pada apakah pixel yang sesuai adalah hitam atau putih. Ini adalah pendekatan yang paling digunakan oleh mesin faksimile.

  • Representasi Suara

Metode yang paling generik dari pengkodean informasi audio untuk penyimpanan dan manipulasi komputer adalah untuk sampel amplitudo dari gelombang suara pada interval yang teratur dan mencatat serangkaian nilai yang diperoleh. Sebagai contoh, seri 0, 1,5, 2,0, 1,5, 2,0, 3,0, 4,0, 3,0, 0 akan mewakili gelombang suara yang naik dalam amplitudo, jatuh sebentar, naik ke tingkat yang lebih tinggi, dan kemudian turun kembali ke 0. Teknik ini, menggunakan tingkat sampel 8000 sampel per detik, telah digunakan selama bertahun-tahun dalam jarak jauh komunikasi telepon suara. Suara di salah satu ujung komunikasi dikodekan sebagai nilai numerik yang mewakili amplitudo suara setiap delapan-seperseribu detik. Nilai-nilai numerik yang kemudian ditransmisikan melalui jalur komunikasi ke ujung penerima, di mana mereka digunakan untuk mereproduksi suara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s